Wilayah indonesia

Oct 5th, 2012

Wilayah Merupakan daerah yang dikuasai atau menjadi teritorial  dari sebuah kedaulatan. Pada masa lampau, seringkali sebuah wilayah dikelilingi oleh batas-batas kondisi fisik alam, misalnya sungai, gunung, atau laut. Sedangkan setelah masa kolonialisme, batas-batas tersebut dibuat oleh negara yang menduduki daerah tersebut, dan berikutnya dengan adanya negara bangsa, istilah yang lebih umum digunakan adalah batas nasional.

 Batas wilayah Indonesia

Batas dari negara Indonesia terhadap negara lain diantaranya;

  • sebelah utara berbatasan dengan negara malaysia, singapura dan dilipiha
  • sebalah selatan berbatasan dengan negara australia
  • sebelah timur berbatasan dengan negara papua nugini

 Batas Samudera wilayah Indonesia

Wilayah indonesia
Batas Samudera Wilayah Negara Indonesia

Selain berbatasan dengan negara negara lain, Indonesia yang merupakan negara kepulauan tentunya berbatasan langsung dengan laut/ samudera. Batas samudera dengan wilayah Indonesia;

  • sebelah utara berbatasan dengan laut china selatan dan laut pilipin
  • sebelah selatan berbatasan dengan samudera hindia dan laut timor
  • sebelah timur berbatasan dengan samudera pasifik dan laut solomon
  • sebelah barat berbatasan dengan samudera hindia

 Batas Lempeng wilayah Indonesia

Secara geologis, wilayah Indonesia terbagi oleh beberapa lempang tektonik, diantaranya; lempeng eurasia, indo-australi, lempeng pasifik, dan lempeng pilipina.

Wilayah indonesia
Lempeng tektonik dalam wilayah negara Indonesia

dari berbagai lempeng tersebut, memiliki pergerakan yang berbeda seperti terlihat pada gambar diatas, yang berakibat munculnya banyak gunung api Indonesia yang secara tidak langsung juga menjadi penentu atau faktor yang menyebabkan mengapa wilayah Indonesia memiliki tanah yang subur . Selain itu wilayah Indonesia juga berada pada equator atau dengan kata lain berada pada garis khatulistiwa.

Iklim di Indonesia

Khatulistiwa/ Equator/ Lintang 00

 Wilayah indonesia
wilayah Indonesia dilalui garis Equator

Wilayah Indonesia dilintasi oleh garis Khatulistiwa, sehingga memiliki iklim tropis. Dalam setahun matahari melintasi ekuator sebanyak dua kali. Matahari tepat berada di ekuator setiap tanggal 23 Maret dan 22 September. Sekitar April-September, matahari berada di utara ekuator dan pada Oktober-Maret matahari berada di selatan.

Pergeseran posisi matahari setiap tahunnya menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pada saat matahari berada di utara ekuator, sebagian wilayah Indonesia mengalami musim kemarau, sedangkan saat matahari ada di selatan, sebagaian besar wilayah Indonesia mengalami musim penghujan.

Unsur iklim yang sering dan menarik untuk dikaji di Indonesia adalah curah hujan, karena tidak semua wilayah Indonesia mempunyai pola hujan yang sama. Diantaranya ada yang mempunyai pola munsonal, ekuatorial dan lokal. Pola hujan tersebut dapat diuraikan berdasarkan pola masing-masing. Distribusi hujan bulanan dengan pola monsun adalah adanya satu kali hujan minimum. Hujan minimum terjadi saat monsoon timur, sedangkan saat monsun barat terjadi hujan yang berlimpah. Monsun timur terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus yaitu saat matahari berada di garis balik utara. Oleh karena matahari berada di garis balik utara maka udara di atas benua Asia mengalami pemanasan yang intensif sehingga Asia mengalami tekanan rendah. Berkebalikan dengan kondisi tersebut di belahan selatan tidak mengalami pemanasan intensif sehingga udara di atas benua Australia mengalami tekanan tinggi. Akibat perbedaan tekanan di kedua benua tersebut maka angin bertiup dari tekanan tinggi (Australia) ke tekanan rendah (Asia), yaitu udara bergerak di atas laut yang jaraknya pendek sehingga uap air yang di bawahnya pun sedikit.

Zonasi  Waktu wilayah Indonesia

Wilayah indonesia

Pembagian Zona Waktu Di Wilayah Indonesia

Wilayah Indonesia terbagi atas tiga zona waktu diantaranya waktu Indonesia barat (WIB), waktu Indonesia tengah (WITA), dan waktu Indonesia timur (WIT). Zona waktu Indonesia barat meliputi Pulau Suatra, Jawa-Madura dan sebagian Pulau Klaimantan. Zona waktu Indonesia Tengah meliput sebagia Pulau Kalimantan NTT, NTB, Pualu Sulawesi. Sedangkan untuk zona waktu Indonesia Timur meliputi kepulauan Maluku dan Pulau Papua.

 Fauna Indonesia

Sama halnya dengan zonasi waktu di wilayah Indonesia, sebaran atau agihan dari fauna di wilayah Indonesia juga terbagi menjadi tiga diantaranya fauna bagian barat( tipe Asia) tersebar di pulau Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Yang memiliki ciri tubuh yang besar separtibadak, harumau, gajah dan lain sebagainya. Tipe peralihan yang tersebar diPulau Sulawesi dan kepulauan Maluku, seperti anoa, babirusa,kuskus dan lainsebagainya. Sedangkan untuk tipe Australia tersebar di wilayah Indonesia bagian timur separti cenderawasih,koala dan lain sebagainya..

 Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terbentang dari Sabang sampai Merauke dan memiliki berbagai keanekaragaman hayati yang sangat bervariasi dan unik , keanekaragaman hayati wilayah NKRI dapat diihat dibagian lain dalam situs ini.

  Sumber:

Sumber Daya Indonesia

Oct 5th, 2012

Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan. Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-fisik (intangible). Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya yang kekal (selalu tetap). Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat diperbaharui dan atau sumberdaya yang tidak dapat diperbaharui. sebagai contoh sumberdaya yang dapat di perbaharui diantaranya tumbuhan dan hewan. Dalam hal ini sumberdaya yang tidak dapat diperbaharui seperti minyak bumi dan gas, batudara, dan jenis tambang lain yang masuk ke dalam sjenis sumberdaya alam.

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. di era modern seperti sekarang ini, kemajuan teknologi manusia mengarah kepada eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini. Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia, Brazil, Kongo, Sierra Leone, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah. Sebagai contoh, negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi. Akan tetapi, kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan kebutuhan manusia. Selain sumberdaya alam ada juga sumberdaya yang lain yaitu sumbedaya manusia  sebagai pemakai dan sekaligus pengelola sumberdaya tersebut

Sumber daya manusia (biasa disingkat menjadi SDM) potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu organisasi yang mengelola sumberdaya alam (SDA). Sebagai ilmu, SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia atau (MSDM). Dewasa ini, perkembangan terbaru memandang SDM bukan sebagai sumber daya belaka, melainkan lebih berupa modal atau aset bagi institusi atau organisasi. Karena itu kemudian muncullah istilah baru di luar H.R. (Human Resources), yaitu H.C. atau Human Capital. Di sini SDM dilihat bukan sekedar sebagai aset utama, tetapi aset yang bernilai dan dapat dilipatgandakan, dikembangkan (bandingkan dengan portfolio investasi) dan juga bukan sebaliknya sebagai liability (beban,cost). Di sini perspektif SDM sebagai investasi bagi institusi atau organisasi lebih mengemuka.

http://id.wikipedia.org/wiki/

Bentang Alam indonesia

Oct 5th, 2012

Bentang alam

Bentang alam/ landform adalah suatu unit geomorfologis yang dikategorikan berdasarkan karateristik seperti elevasi, kelandaian, orientasi, stratifikasi, paparan batuan, dan jenis tanah. Jenis-jenis bentang alam antara lain adalah bukit, lembah, tanjung, dll, sedangkan samudra dan benua adalah contoh jenis bentang alam tingkat tertinggi.

Beberapa faktor, mulai dari lempeng tektonik hingga erosi dan deposisi dapat membentuk dan memengaruhi bentang alam. Faktor biologi dapat pula memengaruhi bentang alam, contohnya adalah peranan tumbuhan dan ganggang dalam pembentukan rawa serta terumbu karang. Istilah-istilah bentang alam tidak hanya dibatasi bagi bentukan di bumi, melainkan dapat pula digunakan untuk menjelaskan bentukan pada permukaan planet dan obyek-obyek lain di alam semesta.

MENGENAL TIPE BENTANG ALAM KARST DI INDONESIA
Batuan karbonat merupakan batuan yang penyusun utamnya adalah mineral karbonat. Secara umum, batuan karbonat dikenal sebagai batugamping, walaupun sebenarnya terdapat jenis yang lain yaitu dolostone. Batuan karbonat dapat terbentuk di berbagai lingkungan pengendapan. Namun umumnya batuan ini terbentuk pada lingkungan laut, terutama laut dangkal. Hal tersebut dikarenaka batuan karbonat dibentuk ole zat organic yang umumnya subur di daerah yang masih mendapat sinar matahari, kaya akan nutrisi, dll. Laut dangkal dimana batuan karbonat terbentuk disebut sebagai paparan karbonat (carbonate platform). Menurut Tucker & Wright (1991), paparan karbonat dapat dibagi menjadi rimmed shelf, ramp, epeiric, isolated platform d an drowned platform.

Karena faktor yang mempengaruhi pembentukan batuan karbonat bermacam-macam menyebabkan bentang alam yang dibentuk oleh batan karbonat juga beraneka ragam. Batuan karbonat, khususnya batugamping, memiliki sifat mudah larut dalam air. Hali ini dapat dijumpai terutama pada batugamping yang berkadar CO2 tinggi. Pelarutan tersebut akan menghasilkan bentukan-bentukan yang khas yang tidak dapat dijumpai pada batuan jenis lain. Gejala pelarutan ini merupakan awal dari proses karstifikasi. Morfologi yag dihasilkan oleh batuan karbonat yang mengalami karstifikasi dikenal dengan sebutan bentang alam karst.

bentang alam indonesia

http://id.wikipedia.org/wiki/Bentang_alam

http://duniageologi.blogspot.com/2008/03/mengenal-tipe-bentang-alam-kars-di.html

Keanekaragaman Hayati

Oct 5th, 2012

KEANEKARAGAMAN HAYATI INDONESIA DALAM ERA GLOBALISASI

keanekaragaman hayatiIndonesia merupakan negara kepulauan dengan kurang 18 ribuan pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke dengan beranekagam kekayaan hayati yang sangat bervariasi. diantara keanekaragaman flora (tumbuhan)  maupun fauna yang tersebar di wilayah Indonesia, diantara keanekaragaman flora yang ada di Indonesia seperti Rafflesia arnoldii atau yang familiar dikenal dengan sebutan bunga bangkai karena bunga tersebut mengeluarkan bau bau yang tidak sedap. Rafflesia arnoldii merupakan salahsatu flora langka yang terdapat di pulau pulau yang masuk zona asiatis atau pulau-pulau di bagian barat dari wilayah Indonesi.selain Rafflesia arnoldii, Indonesia memiliki lebih banyak lagi keanekaragaman flora yang  unik dan menarik.

Selain flora yang unik, terdapat keanekaragaman hayai lain yang ada di Indonesia berupa fauna (hewan) yang hanya terdapat di Indonesia. Keaneka ragaman hayati tersebut dapat di contohkan dengan satwa unik da langka yang terdapat di zonasi tengah dari wilayah Indonesia yaitu pulau komodo yang terdapat di kepulauan Nusa Tenggara. Pulau komodo menjadi salahsatu tujuan wisata lokal maupun internasional dengan tujuan wisatawan yang ingin menyaksikan secara langsung dari dekat keunikan fauna dengan sebutan naga komodo dengan  habitat aslinya. Naga komodo merupakan salah satu satwa langka yang menjadi aset kekayaan dunia, karena hanya terdapat di Indonesia dan jumlahnya yang hanya sedikit, maka naga komodo termasuk kedalah daftar satwa yang dilindungi.

Jenis Peta

Oct 5th, 2012

Kartografi (atau pembuatan peta) adalah studi dan praktik membuat peta. Sejak zaman dahulu kala pemetaan sudah dilakukan untuk memudahkan segala aktivitas pembuat peta (manusia) selain itu untuk menyampaikan informasi secara spasial dari pembuat peta kepada pembaca peta. Peta secara tradisional sudah dibuat menggunakan pena dan kertas, selain itu data yang digunakan diperoleh langsung dengan melakukan survey ke lapanga. Akan tetapi dewasa ini , setelah ditemukannya komputer, pembuatan peta tidak dilakukan secarakonvensional lagi, komputer sudah merevolusionerkan kartografi. Banyak peta komersial yang bermutu sekarang dibuat dengan perangkat lunak pembuatan peta yang merupakan salah satu di antara tiga macam utama; CAD (desain berbatuan komputer), GIS (Sistem Informasi Geografis), dan perangkat lunak ilustrasi peta khusus lainnya. sejalan dengan berkembangnya kartografi, pemataan dibedakan menjadi dua diantaranya pemetaan yang mengasilkan data/ peta yang digunakan untuk membat peta peta lain yang disebut peta dasar, dan pemetaan dengan tema-tema khusus dengan menggunakan peta dasr sebagai acuannya yang dikenal dengan istilah peta tematik.

Peta

Peta Dasar  adalah gambaran/proyeksi dari sebagian permukaan bumi pada bidang datar atau kertas dengan skala tertentu yang dilengkapi dengan informasi kenampakan alami  atau buatan.

Contoh peta dasar seperti  : Peta Batas Administrasi, Peta Topografi

KLIK UNTUK MELIHAT PETA-PETA TEMATIK

Peta tematik (juga disebut sebagai peta statistik atau peta tujuan khusus) menyajikan patron penggunaan ruangan pada tempat tertentu sesuai dengan tema tertentu. Berbeda dengan peta rujukan yang memperlihatkan pengkhususan geografi (hutan, jalan, perbatasan administratif), peta-peta tematik lebih menekankan variasi penggunaan ruangan daripada sebuah jumlah atau lebih dari distribusi geografis. Distribusi ini bisa saja merupakan fenomena fisikal seperti iklim atau ciri-ciri khas manusia seperti kepadatan penduduk atau permasalahan kesehatan.

http://id.wikipedia.org/wiki/Peta_tematik